Rabu, 12 Oktober 2016

TELEVISI


 

Sejarah Singkat Televisi

Televisi adalah sebuah alat penangkap siaran bergambar. Kata televisi berasal dari kata tele dan vision yang mempunyai arti masingmasing jauh (tele) dan tampak (vision). Jadi televisi berarti tampak atau dapat melihat dari jarak jauh. Penemuan televisi disejajarkan dengan penemuan roda, karena penemuan ini mampu mengubah peradaban dunia. Awal dari televisi tentu tidak bisa dipisahkan dari penemuan dasar, hukum gelombang elektromagnetik yang ditemukan oleh Joseph Henry dan Michael Faraday (1831) yang merupakan awal dari era komunikasi elektronik. Kemudian berturut-turut ditemukan tabung sinar katoda (CRT), sistem televisi hitam putih, dan sistem televisi warna. Tentunya perkembangan ilmu ini akan terus maju apalagi dengan ditemukannya LCD, yang membuat TV di zaman ini semakin tipis dengan hasil gambar yang tak kalah bagusnya dengan TV tabung. Jadi di zaman ini kita harus tahu betul tentang sistem TV karena hampir semua rumah tangga mempunyai TV baik yang hitam putih maupun yang warna.


Penemuan televisi telah melalui berbagai eksperimen yang dilakukan oleh para ilmuwan akhir abad 19 dengan dasar penelitian yang dilakukan oleh James Clark Maxwell dan Heinrich Hertz, serta penemuan Marconi pada tahun 1890. Paul Nipkow dan William Jenkins melalui eksperimennya menemukan metode pengiriman gambar melalui kabel. Televisi sebagai pesawat transmisi dimulai pada tahun 1925 dengan menggunakan metode mekanikal dari Jenkins.
Pada tahun 1928 General Electronic Company mulai menyelenggarakan acara siaran televisi secara reguler. Pada tahun 1939 Presiden Franklin D. Roosevelt tampil di layar televisi. Sedangkan siaran televisi komersial di Amerika di mulai pada 1 September 1940.

Penyiaran televisi di Indonesia dimulai pada tanggal 24 Agustus 1962, bertepatan dengan dilangsungkannya pembukaan Pesta Olahraga se-Asia IV atau Asean Games di Senayan. Sejak itu pula Televisi Republik Indonesia yang  disingkat TVRI dipergunakan sebagai panggilan stasiun (station call) hingga sekarang. Selama tahun 1962-1963 TVRI berada di udara rata-rata satu jam sehari dengan segala kesederhanaannya.

PROGRAM SIARAN

Program siaran televisi di Indonesia pada umumnya diproduksi oleh stasiun televisi yang bersangkutan. Stasuin televisi dapat memilih program yang menarik dan memiliki nilai jual kepada pemasang iklan, sementara perusahaan produksi acara televisi dapat meraih keuntungan dari produksinya.

Pengertian Televisi

televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melalui kabel atau ruang. Sistem ini menggunakan peralatan yang mengubah cahaya dan suara ke dalam gelombang elektronik dan mengkonversinya kembali ke dalam cahaya yang dapat dilihat dan suaranya dapat didengar.

FUNGSI TELEVISI

Fungsi televisi mempunyai fungsi yang sama dengan media massa lainnya seperti radio dan koran, yaitu memberi informasi, mendidik, menghibur dan membujuk. Tetapi fungsi yg paling menonjol pada televisi adalah hiburan, pada umumnya tujuan utama khalayak menonton televisi adalah untuk memperoleh hiburan setelah itu untuk memperoleh informasi.









Sumber :
digilib.esaunggul.ac.id/public/UEU-Undergraduate-1018-BABII.pdf 

Jumat, 22 April 2016

Kebersamaan

Kebersamaan membuat kita lebih dekat satu sama lain,kebersamaan juga dapat memunculkan keperdulian terhadap sesama. Meski terkadang sulit untuk di wujudkannya,kebersamaan kurang lengkap jika belum makan bersama. Walaupun mungkin lauk atau nasinya kurang ,setidaknya mereka menikmati kebersamaannya.
 


Jumat, 01 April 2016

Bagaimana Budaya Asing Masuk ke Indonesia Dan Dampaknya Bagi Indonesia



Bagaimana Budaya Asing Masuk ke Indonesia Dan Dampaknya Bagi Indonesia

Di abad 21 ini merupakan abad yang modern. Modern muncul karena adanya modernisasi yang merupakan hal-hal yang mempengaruhi gaya hidup seseorang untuk dapat bersikap lebih modern atau mengikuti perkembangan zaman. Modernisasi mempunyai hubungan yang sangat erat dengan westernisasi sehingga banyak orang yang mengikuti gaya hidup orang barat dan mendorong kita untuk bersikap konsumtif.
Faktor Utama Masuknya Budaya Asing 

Budaya asing yang masuk ke indonesia mempunyai dampak yang sangat terhadap budaya indonesia, masuknya budaya asing terdiri dari beberapa faktor yang berasal dari dalam masyarakat maupun dari luar masyarakat. 

Faktor-faktor yang berasal dari dalam masyarakat itu sendiri meliputi hal-hal berikut:


·      1.   Penemuan baru
Penemuan baru sebagai sebab terjadinya perubahan dapat terwujud dalam bentuk penemuan unsur    kebudayaan yang baru. 
·         2.Bertambah atau berkurangnya penduduk. 
Dengan bertambahnya penduduk masyarakat mulai mengenal hak milik seseorang atas tanah, sewa tanah, gadai tanah, atau adanya sistem bagi hasil. Hal ini terjadi karena adanya perubahan dalam struktur masyarakat terutama lembaga kemasyarakatan berkurangnya penduduk karena perpindahan ke daerah lain menyebabkan kekosongan, Dll.
·     


Di Indonesia budaya barat berkembang dengan begitu cepat dan pesat sehingga dapat berdampak positif dan  negatif .

Dampak positif masuknya budaya barat ke Indonesia :
  • Industrialisasi
  • Dapat mempelajari kebiasaan, pola pikir dan perilaku yang bangsa2 maju sehingga dapat mendorong kita untuk menjadi lebih baik dan maju karena mereka.
  • Meningkatkan produktivitas dunia industri.
  • Kemudahan untuk menunjukkan dan memperkenalkan budaya negara kita sendiri di luar negeri.
·                              Perbaikan di bidang pendidikan
·                             Perubahan di bidang teknologi

Dampak negatif masuknya budaya barat ke Indonesia :

·         masuknya budaya asing yg lebih mudah diserap dan ditiru oleh masyarakat baik tua     maupun muda, dan parahnya biasanya meniru perilaku yang buruk
·         adanya globalisasi bisa memungkinkan hilangnya suatu kebudayaan karena adanya percampuran antara kebudayaan lokal dgn kebudayaan dr luar, bisa juga karna memang tidak ada generasi penerus yg melestarikan budaya tsb.
·         Bebasnya setiap orang mengakses ataupun menggunakan teknologi, maka dengan mudah  juga terjadi penyalahgunaan fungsi dari teknologi tersebut.

Adapun solusi untuk menanggulangi pengaruh budaya asing (barat) adalah :
  • Harus bisa menyaring dan memilah perkembangan budaya yang ada saat ini. Tid ak semua yang berkembang saat ini adalah baik, kebanyakan budaya barat sangat berbeda sekali dengan budaya timur (Indonesia).
  • Orang tua harus lebih perhatian, mendekatkan diri, care kepada anaknya serta teman bagi anaknya. Dengan demikian anak-anak dapat terpantau dan terlindungi dari hal-hal yang tidak baik.
  • Pemeritah beserta lembaga lainnya harusnya lebih tegas terhadap masuknya budaya asing dan membuat peraturan-peraturan agar tidak sembarang orang asing bisa masuk Indonesia
Saran
para generasi  penerus bangsa indonesia khususnya, agar mengantisipasi terhadap budaya negatif asing yang masuk ke indonesia karena budaya tersebut tidak sesuai dengan kebudayaan kita dan akan berdampak sangat buruk terhadap eksistensi budaya ini, karena budaya asing, banyak penyimpangan dilakukan oleh segelintir masyarakat indonesia khususnya kaum pemuda yang mengadopsi cara hidup mereka dari berbagai budaya asing yang masuk ke indonesia, seperti pergaulan bebas, live style, sex bebas, dan lainnya.